![]() |
| Gambar perantara |
Oleh: Natalis Bukega
Kita akan menunjukkan eksistensi kita di jalan-jalan, bahkan dalam berbagai aspirasi. Meskipun terganggu dengan aktivitas anda. Tetapi, jagan alergy dengan kehadiran kita. Karna kitalah yang akan menyelamatkan ko pu anak, ko punya keluarga bahkan ko sendiri. lihatlah negri kita yang drampas oleh system yang memaksakan kita tunduk di bawa kekuasaan mereka. Ini adalah menceritakan tentang system kolonialisme indonesia di tanah air Papua Barat.
Generasi kita yang lahir pun bukan sudah dalam keadaan bebas dari Imperialisme, Kolonialisme dan Militer Indonesia. Tetapi kita sudah dalam keadaan yang masih di jajah. Seberapa persen pun yang di bangun dalam cara kolonialisme adalah "Pemaksaan". Pemaksaan dalam manipulasi tong punya sejarah bangsa Papua Barat, Pemaksaan untuk Hitam kulit jadi kulit putih, pemaksaan dalam merapas semua kekayaan bumi Papua Barat dan beragam cara inilah mereka melatih kita untuk membunuh serta menciptakan gerakan perpecahaan.
Mereka sedang merampas tanah Amungsa (Freeport), Minyak di sorong, Pabrik di Manokwari, Mereka juga akan merampas, Blok Wabu (Intan Jaya), Meraka juga akan merampas tanah di biak timur (lapangan Antariksa) dan banyak lah, cara kolonialisme serta imperialisme memainkan tanah air bangsa Papua Barat. Kita tidak bisa selesaikan masalah ini dengan ijazah yang diberikan oleh kolonialisme tetapi dengan perlawanan yang revolusioner dari gerakan revolusioner.
Komentar.jpeg)